Belitung Timur, Bidang perdagangan Dinas penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSPP) Kabupaten Belitung Timur serahkan perlengkapan parkir kepada Koordinator UPT Pasar Tradisional Gantung Suparta, S.T melalui Sub Koordinator Sarana dan Prasarana Perdagangan Jaya Adriansyah, A.Md atas seijin Kepala DPMPTSPP dan Kepala Bidang Perdagangan DPMPTSPP, Rabu 19 Januari 2022 bertempat di Kantor UPT Pasar Tradisional Gantung.

Dihari yang sama Bidang perdagangan Dinas penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSPP) Kabupaten Belitung Timur juga menyerahkan perlengkapan parkir kepada Koordinator UPT Pasar Tradisional Kelapa Kampit Sardi di Kantor UPT Pasar Tradisonal Kelapa Kampit.

Setelah itu dilanjutkan dengan pengarahan dan evaluasi  pelaksanaan penarikan retribusi pada tahun 2021 yang disampaikan Sub Koordinator Bina Usaha dan Distribusi Perdagangan DPMPTSPP Belitung Timur Rudy Evendy Siregar, S.E. Pada kesempatan ini perwakilan juru parkir Pasar Tradisional Gantung banyak menyampaikan aspirasi mengenai perparikiran, atara lain sarana dan prasarana lainnya seperti kanopi peneduh parkir, keadaan lantai parkir, hingga pada persentase sistem bagi hasil.

Tidak seperti sebelumnya di Pasar Tradisional Gantung, seorang Juru Parkir yang mewakili lima orang lainnya tidak banyak memberi penjelasan atas evaluasi pelaksanaan penarikan retribusi parkir, tetapi hanya memberikan apresiasinya terhadap Pemkab Belitung Timur atas perlengkapan parkir tersebut.

Selebihnya koordinator UPT Pasar Tradisional Kelapa Kampit Sardi mengaatakan, “dengan adanya perlengkapan seperti ini dapat lebih mempertegas perbedaan Juru Parkir dari Pemerintah dan tukang parkir liar. Dimana tukang parkir liar tidak memiliki tanda pengenal, dan peralatan resmi lainnya”.

Dikesempatan ini juga Pak Sardi selaku Koordinator Pasar menyampaikan bahwa beliau tidak bertugas lagi dibulan depan (Februari) karena sudah memasuki masa pensiun. Beliau berpesan agar pengelolaan parkir Pasar dari Pemkab dapat lebih ditingkatkan lagi.

Kembali ke Berita

Berita Populer Lainnya